Lampu kota dan pantulan cahaya di tepi air pada malam hari
WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah pose utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.
Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama dan gunakan foto pria berdiri di tepi sungai kota malam dengan skyline gedung tinggi yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan malam kota dan tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.
Foto ultra-realistis seorang pria muda Indonesia sedang berdiri santai di tepi sungai kota modern pada malam hari dengan latar city skyline penuh lampu gedung, jembatan menyala, air sungai memantulkan cahaya neon, dan langit malam berawan. Suasana terlihat calm, cool, cinematic, urban, dan aesthetic seperti foto travel malam di kota besar.
Subjek:
Pria muda Indonesia-East Asian dengan kulit sawo matang cerah realistis, rambut hitam medium rapi sedikit fluffy natural, wajah clean youthful, ekspresi calm cool sambil melihat ke arah samping kiri frame. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.
Pose Harus Mirip Referensi:
Pria berdiri santai di depan pagar/pembatas tepi sungai dengan tubuh menghadap kamera sedikit menyamping. Kepala menoleh ke arah kiri frame seperti sedang melihat city view. Kedua tangan masuk ke saku celana secara natural. Bahu rileks, postur tegap santai, ekspresi tenang dan percaya diri. Pose harus terlihat candid, natural, tidak kaku, dan sangat mirip dengan referensi.
Outfit:
Menggunakan oversized t-shirt hitam polos dengan tulisan kecil putih minimalis di bagian dada, celana hitam casual, jam tangan di pergelangan tangan, dan style urban streetwear simple. Outfit terlihat clean, cool, dan cocok dengan suasana kota malam.
Komposisi:
Framing portrait vertikal medium-full dari kepala sampai paha/lutut. Subjek berada di bagian bawah-tengah frame, dengan background skyline kota malam yang luas dan megah. Sungai, jembatan, gedung tinggi, menara bercahaya, dan pantulan lampu di air harus terlihat jelas. Kamera sejajar dada atau sedikit lebih rendah agar subjek dan city view terlihat proporsional.
Lingkungan:
Background berupa tepi sungai kota modern pada malam hari dengan gedung pencakar langit menyala, menara tinggi berlampu warna-warni, jembatan merah/oranye, air sungai gelap dengan pantulan cahaya, bangunan klasik di sisi kanan, dan langit malam dengan awan tipis. Suasana harus realistis seperti foto travel malam asli, bukan background palsu atau CGI.
Pencahayaan:
Lighting malam realistis dengan kombinasi ambient city lights, pantulan neon dari sungai, dan cahaya lembut dari arah depan. Highlight pada wajah, rambut, t-shirt, tangan, dan jam tangan harus natural. Background city skyline tetap terang namun tidak overexposed. Shadow lembut mengikuti arah cahaya kota dan harus menyatu dengan scene.
Revisi Realisme Wajah:
Wajah harus benar-benar menyatu dengan ambience kota malam. Samakan arah cahaya, shadow, tone kulit, exposure, white balance, dan grain wajah dengan background. Tambahkan pantulan cahaya lampu kota secara natural pada rambut, pipi, mata, dan sisi wajah. Tekstur kulit harus natural dengan pori halus, sedikit grain kamera lowlight, dan tidak terlalu smooth atau terlalu tajam dibanding background.
Detail Tubuh, Tangan, Outfit, dan Background:
Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, leher, bahu, rambut, t-shirt, celana, jam tangan, pagar tepi sungai, air, jembatan, gedung, dan pantulan lampu harus terlihat normal, tidak bengkok, tidak cacat, dan tidak berubah bentuk. City skyline harus realistis, tidak melengkung aneh, tidak blur berlebihan, dan tidak terlihat seperti tempelan.
Style:
ultra realistic night city portrait photography, urban skyline travel aesthetic, raw iPhone night mode camera look, photorealistic, realistic skin texture, cinematic city lights ambience, realistic river reflection, moody night atmosphere, subtle lowlight grain, DSLR depth of field, cool streetwear aesthetic, authentic candid portrait, highly detailed, 8K detail, vertical 9:16.
Instruksi tegas:
Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera iPhone/DSLR, bukan gambar AI. Wajah harus sama dengan referensi, lighting wajah harus menyatu dengan background, pose harus mengikuti referensi, arah pandangan wajib ke kiri seperti referensi, anatomi tubuh harus normal, city skyline dan pantulan sungai harus realistis, dan semua detail harus natural. Jangan improvisasi berlebihan, jangan mengubah konsep, jangan membuat wajah terlihat berbeda, dan jangan membuat hasil terlalu halus atau terlalu sempurna.
Negative Prompt:
AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kepala terlalu besar, kepala terlalu kecil, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, fake city skyline, fake river reflection, fake night lighting, unrealistic shadows, blurry face, distorted body, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, outfit berubah, pose kaku, ekspresi datar, arah wajah salah, menghadap kamera terlalu frontal, background palsu, gedung melengkung, lampu kota berlebihan, warna terlalu jenuh, edited look, uncanny valley, low quality, watermark, text.
