Pilih Prompt, Lewati Iklan, lalu Salin

Buka Prompt AI Siap Pakai

Temukan kumpulan prompt AI untuk gambar realistis, visual kreatif. Pilih prompt yang kamu suka, klik Lihat Prompt, lewati halaman iklan, lalu salin prompt di halaman aslinya.

Prompt Terbaru

Klik Lihat Prompt untuk membaca, atau Salin Prompt untuk langsung copy.

Belum ada postingan yang tampil. Pastikan postingan sudah dipublikasikan.

Ketenangan senja di tepi pantai


 WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah pose utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.


Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama dan gunakan foto wanita berdiri di pantai saat sunset yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan sunset pantai dan tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.


Foto ultra-realistis seorang wanita muda Indonesia sedang berdiri santai di tepi pantai saat sunset dengan latar ombak laut, pasir pantai, dan cahaya matahari senja yang lembut. Suasana terlihat soft, calm, feminine, fresh, natural, dan cinematic seperti foto liburan sore hari di pantai Indonesia.


Subjek:

Wanita muda Indonesia-East Asian dengan kulit cerah natural realistis, rambut panjang hitam/coklat gelap lurus lembut tertiup angin pantai, wajah soft feminine, mata natural ekspresif, makeup clean girl soft natural, bibir pink natural, dan senyum kecil manis sambil melihat langsung ke kamera. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.


Pose Harus Mirip Referensi:

Wanita berdiri santai di pasir pantai dekat ombak dengan tubuh menghadap kamera. Kedua tangan berada santai di sisi tubuh, bahu rileks, kepala tegak natural, ekspresi manis dan tenang. Pose harus terlihat candid, natural, tidak kaku, dan sangat mirip dengan referensi. Jangan mengubah pose menjadi terlalu formal atau terlalu dibuat-buat.


Outfit:

Menggunakan atasan hitam lengan panjang model crop top dengan detail renda/lace kecil di bagian tepi bawah dan neckline, dipadukan dengan high-waist jeans biru muda. Memakai kalung kecil minimalis, gelang kecil, dan aksesori simple. Outfit terlihat casual feminine, clean, soft, dan cocok untuk suasana pantai sunset.


Komposisi:

Framing portrait vertikal medium-full dari kepala sampai paha/lutut. Subjek berada di tengah frame dengan laut dan ombak sebagai background utama. Kamera sejajar dada atau sedikit lebih tinggi agar wajah, outfit, dan suasana pantai terlihat jelas. Background menampilkan air laut, ombak putih lembut, pasir pantai, dan cahaya sunset pastel di horizon.


Lingkungan:

Background berupa pantai Indonesia saat sunset dengan air laut tenang, ombak kecil menyapu pasir, langit senja berwarna pink-orange lembut, refleksi cahaya matahari di permukaan laut, dan suasana pantai yang damai. Background harus realistis seperti foto pantai asli, bukan studio atau background palsu.


Pencahayaan:

Natural sunset daylight dengan tone warm pastel lembut. Cahaya senja harus mengenai wajah, rambut, tangan, outfit, dan jeans secara realistis. Highlight pada wajah dan rambut natural, tidak overexposed, tidak terlalu putih, dan tidak seperti beauty filter. Shadow lembut mengikuti arah cahaya sunset dan menyatu dengan pasir serta ombak.


Revisi Realisme Wajah:

Wajah harus benar-benar menyatu dengan ambience pantai sunset. Samakan arah cahaya, shadow, tone kulit, exposure, white balance, dan grain wajah dengan background. Tambahkan pantulan cahaya sunset dan laut secara natural pada rambut, pipi, mata, dan outfit. Tekstur kulit harus natural dengan pori halus, sedikit grain kamera outdoor, dan tidak terlalu smooth atau terlalu tajam dibanding background.


Detail Tubuh, Tangan, Outfit, dan Background:

Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, leher, bahu, rambut, atasan hitam, jeans, kalung, gelang, posisi berdiri, pasir, ombak, dan laut harus terlihat normal, tidak bengkok, tidak cacat, dan tidak berubah bentuk. Ombak dan air laut harus realistis, tidak berlebihan, dan tidak terlihat seperti CGI.


Style:

ultra realistic beach sunset portrait photography, Indonesian beach atmosphere, raw iPhone camera look, photorealistic, realistic skin texture, natural sunset lighting, soft feminine beach vibe, realistic ocean waves, pastel sunset tone, subtle natural grain, DSLR depth of field, authentic candid vacation portrait, highly detailed, 8K detail, vertical 9:16.


Instruksi tegas:

Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera iPhone/DSLR, bukan gambar AI. Wajah harus sama dengan referensi, lighting wajah harus menyatu dengan background, pose harus mengikuti referensi, anatomi tubuh harus normal, outfit harus realistis, ombak dan pantai harus natural, dan semua detail harus menyatu. Jangan improvisasi berlebihan, jangan mengubah konsep, jangan membuat wajah terlihat berbeda, dan jangan membuat hasil terlalu halus atau terlalu sempurna.


Negative Prompt:

AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kepala terlalu besar, kepala terlalu kecil, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, fake beach, fake ocean, fake sunset, fake lighting, unrealistic shadows, blurry face, distorted body, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, rambut rusak, outfit berubah, jeans rusak, pose kaku, ekspresi datar, background palsu, ombak tidak realistis, warna terlalu jenuh, edited look, uncanny valley, low quality, watermark, text.


Lampu kota dan pantulan cahaya di tepi air pada malam hari

WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah pose utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.


Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama dan gunakan foto pria berdiri di tepi sungai kota malam dengan skyline gedung tinggi yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan malam kota dan tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.


Foto ultra-realistis seorang pria muda Indonesia sedang berdiri santai di tepi sungai kota modern pada malam hari dengan latar city skyline penuh lampu gedung, jembatan menyala, air sungai memantulkan cahaya neon, dan langit malam berawan. Suasana terlihat calm, cool, cinematic, urban, dan aesthetic seperti foto travel malam di kota besar.


Subjek:

Pria muda Indonesia-East Asian dengan kulit sawo matang cerah realistis, rambut hitam medium rapi sedikit fluffy natural, wajah clean youthful, ekspresi calm cool sambil melihat ke arah samping kiri frame. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.


Pose Harus Mirip Referensi:

Pria berdiri santai di depan pagar/pembatas tepi sungai dengan tubuh menghadap kamera sedikit menyamping. Kepala menoleh ke arah kiri frame seperti sedang melihat city view. Kedua tangan masuk ke saku celana secara natural. Bahu rileks, postur tegap santai, ekspresi tenang dan percaya diri. Pose harus terlihat candid, natural, tidak kaku, dan sangat mirip dengan referensi.


Outfit:

Menggunakan oversized t-shirt hitam polos dengan tulisan kecil putih minimalis di bagian dada, celana hitam casual, jam tangan di pergelangan tangan, dan style urban streetwear simple. Outfit terlihat clean, cool, dan cocok dengan suasana kota malam.


Komposisi:

Framing portrait vertikal medium-full dari kepala sampai paha/lutut. Subjek berada di bagian bawah-tengah frame, dengan background skyline kota malam yang luas dan megah. Sungai, jembatan, gedung tinggi, menara bercahaya, dan pantulan lampu di air harus terlihat jelas. Kamera sejajar dada atau sedikit lebih rendah agar subjek dan city view terlihat proporsional.


Lingkungan:

Background berupa tepi sungai kota modern pada malam hari dengan gedung pencakar langit menyala, menara tinggi berlampu warna-warni, jembatan merah/oranye, air sungai gelap dengan pantulan cahaya, bangunan klasik di sisi kanan, dan langit malam dengan awan tipis. Suasana harus realistis seperti foto travel malam asli, bukan background palsu atau CGI.


Pencahayaan:

Lighting malam realistis dengan kombinasi ambient city lights, pantulan neon dari sungai, dan cahaya lembut dari arah depan. Highlight pada wajah, rambut, t-shirt, tangan, dan jam tangan harus natural. Background city skyline tetap terang namun tidak overexposed. Shadow lembut mengikuti arah cahaya kota dan harus menyatu dengan scene.


Revisi Realisme Wajah:

Wajah harus benar-benar menyatu dengan ambience kota malam. Samakan arah cahaya, shadow, tone kulit, exposure, white balance, dan grain wajah dengan background. Tambahkan pantulan cahaya lampu kota secara natural pada rambut, pipi, mata, dan sisi wajah. Tekstur kulit harus natural dengan pori halus, sedikit grain kamera lowlight, dan tidak terlalu smooth atau terlalu tajam dibanding background.


Detail Tubuh, Tangan, Outfit, dan Background:

Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, leher, bahu, rambut, t-shirt, celana, jam tangan, pagar tepi sungai, air, jembatan, gedung, dan pantulan lampu harus terlihat normal, tidak bengkok, tidak cacat, dan tidak berubah bentuk. City skyline harus realistis, tidak melengkung aneh, tidak blur berlebihan, dan tidak terlihat seperti tempelan.


Style:

ultra realistic night city portrait photography, urban skyline travel aesthetic, raw iPhone night mode camera look, photorealistic, realistic skin texture, cinematic city lights ambience, realistic river reflection, moody night atmosphere, subtle lowlight grain, DSLR depth of field, cool streetwear aesthetic, authentic candid portrait, highly detailed, 8K detail, vertical 9:16.


Instruksi tegas:

Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera iPhone/DSLR, bukan gambar AI. Wajah harus sama dengan referensi, lighting wajah harus menyatu dengan background, pose harus mengikuti referensi, arah pandangan wajib ke kiri seperti referensi, anatomi tubuh harus normal, city skyline dan pantulan sungai harus realistis, dan semua detail harus natural. Jangan improvisasi berlebihan, jangan mengubah konsep, jangan membuat wajah terlihat berbeda, dan jangan membuat hasil terlalu halus atau terlalu sempurna.


Negative Prompt:

AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kepala terlalu besar, kepala terlalu kecil, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, fake city skyline, fake river reflection, fake night lighting, unrealistic shadows, blurry face, distorted body, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, outfit berubah, pose kaku, ekspresi datar, arah wajah salah, menghadap kamera terlalu frontal, background palsu, gedung melengkung, lampu kota berlebihan, warna terlalu jenuh, edited look, uncanny valley, low quality, watermark, text.


 

Pemuda memegang buket bunga di pasar


 WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah pose utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.


Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama dan gunakan foto pria membawa buket bunga di pasar bunga yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan outdoor pasar bunga dan tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.


Foto ultra-realistis seorang pria muda Indonesia sedang berdiri santai di area pasar bunga outdoor sambil memegang buket bunga besar. Suasana terlihat soft, fresh, romantic, calm, dan natural seperti foto candid social media dump saat membeli bunga di toko bunga pinggir jalan.


Subjek:

Pria muda Indonesia-East Asian dengan kulit sawo matang cerah realistis, rambut hitam medium fluffy natural rapi sedikit messy, wajah clean youthful, ekspresi senyum kecil lembut sambil melihat sedikit ke samping kanan kamera. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.


Pose Harus Mirip Referensi:

Pria berdiri santai di depan toko bunga dengan tubuh menghadap kamera sedikit menyamping. Kedua tangan memegang buket bunga di depan badan secara natural. Bahu rileks, kepala sedikit menoleh ke samping kanan, ekspresi calm soft dan tidak kaku. Pose harus terlihat candid, natural, dan sangat mirip dengan referensi.


Outfit:

Menggunakan kemeja putih atau polo putih sebagai inner, cardigan/light jacket warna beige muda atau cream, celana panjang abu gelap, dan backpack hitam dengan strap terlihat di bahu. Outfit terlihat clean, soft casual, rapi, dan cocok dengan suasana membeli bunga.


Properti:

Memegang buket bunga besar berisi bunga putih kecil, bunga ungu, dan dedaunan hijau, dibungkus plastik bening dan kertas warna biru muda. Buket harus terlihat realistis, natural, tidak berlebihan, dan menyatu dengan tangan subjek.


Komposisi:

Framing portrait vertikal medium-full dari kepala sampai paha/lutut. Subjek berada di tengah frame dengan buket bunga sebagai fokus utama di bagian depan. Background menampilkan kios bunga, ember bunga, berbagai bunga warna merah, putih, ungu, pink, dedaunan hijau, banner toko yang sedikit blur, dan aktivitas pasar bunga secara natural. Kamera sejajar dada atau sedikit lebih tinggi agar wajah, buket, outfit, dan background terlihat jelas.


Lingkungan:

Background berupa pasar bunga outdoor Indonesia dengan suasana ramai namun tetap soft. Ada banyak bunga segar tertata di ember dan rak, beberapa orang/pembeli terlihat blur natural di belakang, kanopi toko, banner toko, kursi plastik kecil, lantai sedikit basah atau bertekstur, dan suasana pasar bunga yang realistis. Jangan membuat background terlalu bersih seperti studio.


Pencahayaan:

Natural daylight outdoor lembut dengan tone warm-neutral. Cahaya mengenai wajah, rambut, outfit, tangan, dan buket secara realistis. Highlight pada wajah dan bunga harus natural, tidak overexposed, tidak terlalu putih, dan tidak seperti beauty filter. Shadow lembut mengikuti arah cahaya sekitar pasar.


Revisi Realisme Wajah:

Wajah harus benar-benar menyatu dengan ambience pasar bunga. Samakan arah cahaya, shadow, tone kulit, exposure, white balance, dan grain wajah dengan background. Tambahkan detail pori kulit halus, tekstur rambut realistis, pantulan cahaya lembut pada mata dan pipi, serta sedikit grain kamera natural agar tidak terlihat seperti face swap atau editan tempel.


Detail Tubuh, Tangan, Outfit, dan Buket:

Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, leher, bahu, rambut, outfit, strap backpack, buket bunga, plastik pembungkus, batang bunga, dan posisi berdiri harus terlihat normal, tidak bengkok, tidak cacat, dan tidak berubah bentuk. Buket harus dipegang natural, tidak melayang, dan tidak menutupi wajah secara berlebihan.


Style:

ultra realistic flower market portrait photography, Indonesian outdoor flower shop atmosphere, raw iPhone camera look, photorealistic, realistic skin texture, natural daylight, soft romantic market vibe, realistic flowers texture, candid social media dump style, subtle natural grain, DSLR depth of field, authentic casual portrait, highly detailed, 8K detail, vertical 9:16.


Instruksi tegas:

Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera iPhone/DSLR, bukan gambar AI. Wajah harus sama dengan referensi, lighting wajah harus menyatu dengan background, pose harus mengikuti referensi, anatomi tubuh harus normal, buket bunga dan pasar bunga harus realistis, dan semua detail harus natural. Jangan improvisasi berlebihan, jangan mengubah konsep, jangan membuat wajah terlihat berbeda, dan jangan membuat hasil terlalu halus atau terlalu sempurna.


Negative Prompt:

AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kepala terlalu besar, kepala terlalu kecil, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, fake flower market, fake flowers, fake outdoor lighting, unrealistic shadows, blurry face, distorted body, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, buket melayang, bunga rusak, plastik pembungkus aneh, outfit berubah, pose kaku, ekspresi datar, background palsu, warna terlalu jenuh, edited look, uncanny valley, low quality, watermark, text.


Pendaki di jalur pegunungan berbatu


 WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah pose utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.


Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama dan gunakan foto wanita pendaki gunung yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan outdoor pegunungan dan tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.


Foto ultra-realistis seorang wanita muda Indonesia sedang berdiri santai di jalur pendakian pegunungan dengan latar tebing hijau besar, pepohonan, dan suasana alam yang sejuk. Suasana terlihat adventurous, fresh, natural, calm, dan cinematic seperti foto dokumentasi hiking di gunung Indonesia.


Subjek:

Wanita muda Indonesia-East Asian dengan kulit cerah natural realistis, rambut hitam/coklat gelap diikat messy bun natural dengan beberapa helai rambut jatuh di sekitar wajah, memakai kacamata bulat tipis, mata natural realistis, dan ekspresi calm soft sambil melihat langsung ke kamera. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.


Pose Harus Mirip Referensi:

Wanita berdiri santai di jalur pendakian dengan tubuh sedikit menyamping ke arah kamera. Kedua tangan memegang strap tas carrier besar di bagian depan dada secara natural. Salah satu tangan juga memegang trekking pole di samping badan. Bahu rileks, tubuh tegap santai, kepala sedikit menoleh ke kamera, ekspresi tenang dan percaya diri. Pose harus terlihat candid, natural, tidak kaku, dan sangat mirip dengan referensi.


Outfit:

Menggunakan long sleeve top warna pink dusty atau pink muda fitted casual outdoor, celana hiking warna abu muda/high-waist loose fit, kacamata bulat tipis, tas carrier hiking besar warna hitam gelap dengan cover rain cover, strap hiking abu-abu, dan trekking pole hitam. Outfit terlihat sporty, feminine, rapi, dan cocok untuk suasana hiking gunung.


Komposisi:

Framing portrait vertikal medium-full dari kepala sampai paha/lutut. Subjek berada di tengah frame dengan tas carrier besar terlihat jelas di belakang tubuh. Background menampilkan pepohonan hijau, jalur tanah berbatu, semak gunung, dan tebing pegunungan besar di belakang. Kamera sejajar dada atau sedikit lebih tinggi agar wajah, pose, outfit, tas, dan suasana gunung terlihat jelas.


Lingkungan:

Background berupa jalur pendakian gunung Indonesia dengan vegetasi hijau lebat, pepohonan kecil, tanah berbatu, tebing gunung abu-hijau besar, dan udara pegunungan yang sejuk. Suasana harus realistis seperti lokasi hiking asli, bukan studio atau background palsu.


Pencahayaan:

Natural daylight outdoor dengan cahaya lembut merata khas pegunungan. Highlight pada wajah, rambut, kacamata, outfit, tas carrier, tangan, dan trekking pole harus natural. Shadow lembut mengikuti arah cahaya langit. Tone warna fresh natural dengan sedikit nuansa dingin pegunungan seperti hasil kamera iPhone/DSLR outdoor asli.


Revisi Realisme Wajah:

Wajah harus benar-benar menyatu dengan ambience pegunungan. Samakan arah cahaya, shadow, tone kulit, exposure, white balance, dan grain wajah dengan background. Tambahkan pantulan cahaya langit dan alam hijau secara natural pada rambut, pipi, mata, dan kacamata. Tekstur kulit harus natural dengan pori halus, sedikit grain kamera outdoor, dan tidak terlalu smooth atau terlalu tajam dibanding background.


Detail Tubuh, Tangan, Outfit, dan Perlengkapan:

Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, leher, bahu, rambut, kacamata, strap tas, tas carrier, trekking pole, celana hiking, dan posisi berdiri harus terlihat normal, tidak bengkok, tidak cacat, dan tidak berubah bentuk. Tas carrier harus terlihat berat dan realistis, menyatu dengan tubuh, bukan melayang atau menempel aneh.


Style:

ultra realistic mountain hiking photography, Indonesian highland hiking atmosphere, raw iPhone camera look, photorealistic, realistic skin texture, natural outdoor lighting, cinematic mountain adventure vibe, realistic hiking gear, subtle natural grain, DSLR depth of field, authentic candid travel portrait, highly detailed, 8K detail, vertical 9:16.


Instruksi tegas:

Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera iPhone/DSLR, bukan gambar AI. Wajah harus sama dengan referensi, lighting wajah harus menyatu dengan background, pose harus mengikuti referensi, anatomi tubuh harus normal, tas carrier dan trekking pole harus realistis, dan semua detail harus natural. Jangan improvisasi berlebihan, jangan mengubah konsep, jangan membuat wajah terlihat berbeda, dan jangan membuat hasil terlalu halus atau terlalu sempurna.


Negative Prompt:

AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kepala terlalu besar, kepala terlalu kecil, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, fake mountain, fake forest, fake outdoor lighting, unrealistic shadows, blurry face, distorted body, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, kacamata rusak, tas carrier melayang, strap aneh, trekking pole bengkok, outfit berubah, pose kaku, ekspresi datar, background palsu, tebing tidak realistis, warna terlalu jenuh, edited look, uncanny valley, low quality, watermark, text.


Gaya santai di samping mobil kuning

WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah pose utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.


Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama dan gunakan foto pria duduk di depan mobil kuning yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan outdoor dan tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.


Foto ultra-realistis seorang pria muda Indonesia sedang duduk santai di bagian depan kap mobil hatchback sporty warna kuning terang dengan kap depan hitam carbon look. Suasana terlihat clean, cool, casual, dan cinematic seperti foto streetwear automotive aesthetic di area rumah atau parkiran outdoor.


Subjek:

Pria muda Indonesia-East Asian dengan kulit sawo matang cerah realistis, rambut hitam medium rapi dengan belahan samping natural, wajah clean youthful, ekspresi calm cool dengan senyum tipis sambil melihat langsung ke kamera. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.


Pose Harus Mirip Referensi:

Pria duduk santai di bagian depan mobil, tepat di area kap/bumper depan. Satu kaki menapak ke bawah, kaki lainnya sedikit ditekuk natural di dekat kap mobil. Satu tangan resting santai di paha, tangan lainnya berada di dekat pinggang atau memegang ujung sweater secara natural. Bahu rileks, tubuh menghadap kamera, ekspresi tenang dan percaya diri. Pose harus terlihat candid, natural, tidak kaku, dan sangat mirip dengan referensi.


Outfit:

Menggunakan oversized sweatshirt warna putih muda / light grey dengan detail emboss halus di bagian dada, inner hitam di leher, celana pendek jeans biru muda, sneakers hitam putih dengan aksen merah, dan aksesori cincin kecil. Outfit terlihat casual, clean, sporty, dan cocok dengan vibe mobil modifikasi.


Komposisi:

Framing portrait vertikal medium-full dari kepala sampai sepatu. Subjek berada di tengah frame, duduk di depan mobil kuning yang menjadi elemen utama background. Bagian depan mobil, lampu, kap hitam, velg hitam, ban, dan body samping mobil harus terlihat jelas dan realistis. Kamera sejajar dada atau sedikit low angle agar pose dan mobil terlihat proporsional.


Lingkungan:

Background berupa area outdoor rumah atau parkiran dengan lantai paving/keramik, sedikit area basah di dekat mobil, pagar atau bangunan rumah modern di belakang, dan suasana sore/siang mendung cerah. Mobil hatchback sporty warna kuning terang harus terlihat realistis, bukan seperti mainan atau CGI.


Pencahayaan:

Natural daylight outdoor dengan cahaya lembut merata. Highlight pada wajah, rambut, sweater, celana, sepatu, dan body mobil harus natural. Refleksi pada kap mobil hitam dan body kuning harus realistis. Shadow lembut mengikuti arah cahaya luar ruangan, tidak terlalu keras dan tidak terlalu datar.


Revisi Realisme Wajah:

Wajah harus benar-benar menyatu dengan ambience outdoor dan refleksi cahaya dari mobil. Samakan arah cahaya, shadow, tone kulit, exposure, white balance, dan grain wajah dengan background. Tambahkan pantulan cahaya outdoor secara natural pada rambut, pipi, mata, dan sweater. Tekstur kulit harus natural dengan pori halus, sedikit grain kamera, dan tidak terlalu smooth atau terlalu tajam dibanding background.


Detail Tubuh, Tangan, Kaki, dan Mobil:

Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, kaki, lutut, sepatu, lipatan sweater, celana pendek, posisi duduk, kap mobil, lampu depan, velg, ban, kaca, dan bumper harus terlihat normal, tidak bengkok, tidak cacat, dan tidak berubah bentuk. Mobil harus proporsional seperti kendaraan asli, tidak melengkung aneh, tidak seperti CGI, dan tidak terlihat palsu.


Style:

ultra realistic automotive streetwear photography, Indonesian casual car portrait, raw iPhone camera look, photorealistic, realistic skin texture, natural outdoor lighting, sporty car aesthetic, cinematic casual vibe, realistic car reflections, subtle natural grain, DSLR depth of field, authentic candid portrait, highly detailed, 8K detail, vertical 9:16.


Instruksi tegas:

Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera iPhone/DSLR, bukan gambar AI. Wajah harus sama dengan referensi, lighting wajah harus menyatu dengan background, pose harus mengikuti referensi, anatomi tubuh harus normal, mobil kuning harus realistis, dan semua detail harus natural. Jangan improvisasi berlebihan, jangan mengubah konsep, jangan membuat wajah terlihat berbeda, dan jangan membuat hasil terlalu halus atau terlalu sempurna.


Negative Prompt:

AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kepala terlalu besar, kepala terlalu kecil, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, fake car, car looks like toy, unrealistic car reflection, fake outdoor lighting, unrealistic shadows, blurry face, distorted body, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, kaki aneh, lutut rusak, sepatu rusak, mobil melengkung, velg rusak, ban aneh, outfit berubah, pose kaku, ekspresi datar, background palsu, warna terlalu jenuh, edited look, uncanny valley, low quality, watermark, text



Momen kontemplatif di ruang yang nyaman


 WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah pose utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.


Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama dan gunakan foto pria duduk sambil memegang kamera yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, arah tubuh, arah pandangan, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan foto indoor, tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.


Foto ultra-realistis seorang pria muda Indonesia sedang duduk santai di kursi rotan indoor dengan suasana hangat dan aesthetic. Subjek duduk dengan pose yang sangat mirip seperti referensi, sambil memegang kamera DSLR di bagian bawah tubuh. Suasana terlihat calm, candid, elegan, dan natural seperti foto casual premium.


Subjek:

Pria muda Indonesia-East Asian dengan kulit sawo matang cerah realistis, wajah youthful clean, rambut hitam pendek rapi natural, alis tegas, ekspresi tenang dan sedikit serius. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.


Pose Harus Mirip Referensi:

Pria duduk santai di kursi rotan dengan tubuh sedikit menyamping.

WAJIB arah kepala dan pandangan menghadap ke kiri, sama seperti foto referensi.

Salah satu tangan memegang kamera DSLR di bagian bawah, tangan lainnya rileks di dekat paha atau pinggang.

Pose harus terlihat natural, santai, candid, tidak kaku, dan tetap sangat mirip dengan referensi asli.

Jangan ubah angle pose utama. Jangan ubah arah wajah. Jangan ubah gesture utama.


Outfit:

Menggunakan kemeja batik lengan panjang warna hitam dengan motif bunga bernuansa coklat, krem, dan merah seperti referensi. Celana panjang hitam. Duduk di kursi rotan dengan bantalan terang. Kamera DSLR hitam berada di tangan subjek dan terlihat realistis.


Komposisi:

Framing portrait vertikal medium-full shot, memperlihatkan subjek dari kepala hingga sekitar lutut atau sedikit di bawahnya. Subjek berada di tengah frame dengan pose duduk yang jelas. Arah kepala tetap menghadap ke kiri frame. Kamera DSLR harus terlihat jelas di tangan. Komposisi harus rapi, natural, dan mirip referensi.


Lingkungan:

Background berupa area indoor atau teras rumah yang hangat dan sederhana, dengan jendela kaca atau tirai terang di belakang, suasana tenang, kursi rotan, dan ambience rumah yang cozy. Background harus realistis, tidak berlebihan, dan tetap fokus pada subjek utama.


Pencahayaan:

Lighting lembut dan natural seperti indoor warm ambient light. Cahaya menyinari wajah, tangan, baju, dan kamera dengan tone hangat realistis. Shadow harus lembut dan sesuai arah cahaya. Jangan terlalu terang, jangan terlalu gelap, dan jangan membuat wajah tampak tempelan.


Revisi Realisme Wajah:

Wajah harus benar-benar menyatu dengan pose, angle kepala, dan pencahayaan indoor. Samakan arah cahaya, bayangan, tone kulit, exposure, white balance, detail pori, dan grain wajah dengan seluruh badan dan background. Pastikan wajah tidak terlihat lebih halus atau lebih tajam sendiri. Hasil harus tampak seperti satu foto utuh, bukan editan tempel.


Detail Tubuh, Tangan, dan Properti:

Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, lengan, leher, telinga, kamera DSLR, kursi rotan, baju batik, dan background harus normal, tidak bengkok, tidak cacat, tidak dobel, dan tidak berubah bentuk. Kamera harus tampak realistis dan natural dipegang subjek.


Style:

ultra realistic indoor portrait photography, candid Indonesian male portrait, warm indoor ambience, photorealistic, realistic skin texture, natural light, realistic camera prop, cozy home aesthetic, authentic casual portrait, DSLR look, highly detailed, 8K detail, vertical portrait.


Instruksi tegas:

Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera, bukan gambar AI.

Wajah harus sama dengan referensi wajah utama.

Pose, outfit, arah kepala, dan arah pandangan harus mengikuti referensi scene.

WAJIB kepala dan mata menghadap ke kiri seperti referensi.

Jangan improvisasi berlebihan.

Jangan ubah konsep.

Jangan ubah pose utama.

Jangan ubah outfit utama.

Jangan membuat wajah berbeda.

Jangan membuat hasil terlalu halus, terlalu sempurna, atau seperti editan tempel.


Negative Prompt:

AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, kamera rusak, outfit berubah, pose berubah, arah wajah salah, melihat ke kanan, looking at camera if not intended, background palsu, blurry face, distorted body, uncanny valley, low quality, watermark, text.

Lampu neon dan nuansa kehidupan malam


 WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, angle kamera, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah pose utama, jangan mengubah outfit utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.


Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama untuk kedua orang, dan gunakan foto dua orang di acara malam yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan malam indoor/event dan tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.


Foto ultra-realistis dua anak muda Indonesia sedang berfoto bersama di acara malam indoor semi-outdoor dengan suasana party light, lampu warna-warni, dan ambience nongkrong malam yang ramai. Suasana terlihat casual, candid, cool, dan natural seperti foto random social media dump saat acara musik atau gathering malam.


Subjek Pria:

Pria muda Indonesia-East Asian dengan kulit sawo matang cerah realistis, rambut hitam curly/fluffy natural sedikit messy, wajah clean youthful, kumis tipis natural, ekspresi calm cool sambil melihat langsung ke kamera. Menggunakan oversized sweatshirt putih dengan tulisan minimalis di dada, celana abu-abu casual, dan style simple streetwear malam. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.


Subjek Wanita:

Wanita muda Indonesia-East Asian dengan kulit cerah natural realistis, rambut bob pendek hitam dengan highlight blonde/coklat terang di bagian depan, makeup soft natural, bibir pink natural, ekspresi calm cute sambil melihat kamera. Menggunakan fitted t-shirt putih simple dan high-waist jeans biru muda ripped casual. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.


Pose Harus Mirip Referensi:

Keduanya berdiri berdampingan dekat di area acara malam. Pria berada di sisi kiri frame, tubuh menghadap kamera, tangan santai di belakang badan, ekspresi calm cool. Wanita berada di sisi kanan frame, tubuh sedikit condong ke arah pria, kepala sedikit miring ke samping, tangan santai di belakang badan atau di sisi tubuh. Pose harus terlihat candid, natural, tidak kaku, dan sangat mirip dengan referensi.


Komposisi:

Framing portrait vertikal medium-full dari kepala sampai lutut. Subjek berada di tengah frame dengan background acara malam yang sedikit blur natural. Kamera menggunakan angle smartphone sejajar dada atau sedikit high angle, dengan flash kamera lembut seperti foto iPhone malam hari.


Lingkungan:

Background berupa acara malam indoor semi-outdoor dengan lampu warna-warni merah, hijau, biru, dan ungu yang memantul ke pakaian. Terdapat beberapa orang blur di belakang, speaker hitam besar, tiang bangunan, dinding gelap, dan suasana ramai seperti event musik kecil atau tempat nongkrong malam. Background harus realistis, tidak terlalu rapi, dan tetap terlihat seperti foto asli.


Pencahayaan:

Lighting malam realistis dengan kombinasi flash kamera iPhone, lampu event warna-warni, dan ambient lowlight. Cahaya warna merah-hijau-ungu memantul natural pada sweatshirt putih pria dan wajah subjek. Highlight wajah harus natural, tidak terlalu putih, tidak overexposed, dan tidak seperti beauty filter. Shadow lembut mengikuti arah flash dan lampu sekitar.


Revisi Realisme Wajah:

Wajah kedua subjek harus benar-benar menyatu dengan ambience acara malam. Samakan arah cahaya, shadow, tone kulit, exposure, white balance, dan grain wajah dengan background. Tambahkan sedikit noise kamera lowlight natural, tekstur kulit realistis, pantulan cahaya warna-warni pada rambut dan pipi, serta detail pakaian yang natural agar tidak terlihat seperti face swap atau editan tempel.


Detail Tubuh, Tangan, dan Outfit:

Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, kaki, jeans, sweatshirt, rambut, highlight rambut, dan posisi berdiri harus terlihat normal, tidak bengkok, tidak cacat, dan tidak berubah bentuk. Pose berdiri harus seimbang, santai, dan natural.


Style:

ultra realistic night event photography, Indonesian youth hangout vibe, raw iPhone flash camera look, photorealistic, realistic skin texture, colorful party light ambience, candid social media dump style, natural lowlight grain, realistic shadows, authentic indoor night atmosphere, highly detailed, 8K detail, vertical 9:16.


Instruksi tegas:

Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera iPhone/DSLR, bukan gambar AI. Wajah harus sama dengan referensi, lighting wajah harus menyatu dengan background, pose harus mengikuti referensi, anatomi tubuh harus normal, warna lampu harus realistis, dan semua detail harus natural. Jangan improvisasi berlebihan, jangan mengubah konsep, jangan membuat wajah terlihat berbeda, dan jangan membuat hasil terlalu halus atau terlalu sempurna.


Negative Prompt:

AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, fake party lighting, unrealistic shadows, blurry face, distorted body, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, kaki aneh, pose kaku, ekspresi datar, background palsu, orang belakang menyatu, floating objects, warna terlalu jenuh, edited look, uncanny valley, low quality, watermark, text.


Prompt berhasil disalin
☕ Dukung via Saweria