Momen kontemplatif di ruang yang nyaman


 WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah pose utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.


Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama dan gunakan foto pria duduk sambil memegang kamera yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, arah tubuh, arah pandangan, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan foto indoor, tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.


Foto ultra-realistis seorang pria muda Indonesia sedang duduk santai di kursi rotan indoor dengan suasana hangat dan aesthetic. Subjek duduk dengan pose yang sangat mirip seperti referensi, sambil memegang kamera DSLR di bagian bawah tubuh. Suasana terlihat calm, candid, elegan, dan natural seperti foto casual premium.


Subjek:

Pria muda Indonesia-East Asian dengan kulit sawo matang cerah realistis, wajah youthful clean, rambut hitam pendek rapi natural, alis tegas, ekspresi tenang dan sedikit serius. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.


Pose Harus Mirip Referensi:

Pria duduk santai di kursi rotan dengan tubuh sedikit menyamping.

WAJIB arah kepala dan pandangan menghadap ke kiri, sama seperti foto referensi.

Salah satu tangan memegang kamera DSLR di bagian bawah, tangan lainnya rileks di dekat paha atau pinggang.

Pose harus terlihat natural, santai, candid, tidak kaku, dan tetap sangat mirip dengan referensi asli.

Jangan ubah angle pose utama. Jangan ubah arah wajah. Jangan ubah gesture utama.


Outfit:

Menggunakan kemeja batik lengan panjang warna hitam dengan motif bunga bernuansa coklat, krem, dan merah seperti referensi. Celana panjang hitam. Duduk di kursi rotan dengan bantalan terang. Kamera DSLR hitam berada di tangan subjek dan terlihat realistis.


Komposisi:

Framing portrait vertikal medium-full shot, memperlihatkan subjek dari kepala hingga sekitar lutut atau sedikit di bawahnya. Subjek berada di tengah frame dengan pose duduk yang jelas. Arah kepala tetap menghadap ke kiri frame. Kamera DSLR harus terlihat jelas di tangan. Komposisi harus rapi, natural, dan mirip referensi.


Lingkungan:

Background berupa area indoor atau teras rumah yang hangat dan sederhana, dengan jendela kaca atau tirai terang di belakang, suasana tenang, kursi rotan, dan ambience rumah yang cozy. Background harus realistis, tidak berlebihan, dan tetap fokus pada subjek utama.


Pencahayaan:

Lighting lembut dan natural seperti indoor warm ambient light. Cahaya menyinari wajah, tangan, baju, dan kamera dengan tone hangat realistis. Shadow harus lembut dan sesuai arah cahaya. Jangan terlalu terang, jangan terlalu gelap, dan jangan membuat wajah tampak tempelan.


Revisi Realisme Wajah:

Wajah harus benar-benar menyatu dengan pose, angle kepala, dan pencahayaan indoor. Samakan arah cahaya, bayangan, tone kulit, exposure, white balance, detail pori, dan grain wajah dengan seluruh badan dan background. Pastikan wajah tidak terlihat lebih halus atau lebih tajam sendiri. Hasil harus tampak seperti satu foto utuh, bukan editan tempel.


Detail Tubuh, Tangan, dan Properti:

Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, lengan, leher, telinga, kamera DSLR, kursi rotan, baju batik, dan background harus normal, tidak bengkok, tidak cacat, tidak dobel, dan tidak berubah bentuk. Kamera harus tampak realistis dan natural dipegang subjek.


Style:

ultra realistic indoor portrait photography, candid Indonesian male portrait, warm indoor ambience, photorealistic, realistic skin texture, natural light, realistic camera prop, cozy home aesthetic, authentic casual portrait, DSLR look, highly detailed, 8K detail, vertical portrait.


Instruksi tegas:

Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera, bukan gambar AI.

Wajah harus sama dengan referensi wajah utama.

Pose, outfit, arah kepala, dan arah pandangan harus mengikuti referensi scene.

WAJIB kepala dan mata menghadap ke kiri seperti referensi.

Jangan improvisasi berlebihan.

Jangan ubah konsep.

Jangan ubah pose utama.

Jangan ubah outfit utama.

Jangan membuat wajah berbeda.

Jangan membuat hasil terlalu halus, terlalu sempurna, atau seperti editan tempel.


Negative Prompt:

AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, kamera rusak, outfit berubah, pose berubah, arah wajah salah, melihat ke kanan, looking at camera if not intended, background palsu, blurry face, distorted body, uncanny valley, low quality, watermark, text.

Prompt berhasil disalin
☕ Dukung via Saweria