Pemandangan jalanan malam hari dengan pantulan cahaya kota

WAJIB IKUTI REFERENSI SECARA KETAT: gunakan foto referensi sebagai acuan utama untuk wajah, pose, outfit, komposisi, angle kamera, lighting, dan suasana. Jangan mengubah identitas wajah, jangan membuat wajah baru, jangan mengubah outfit utama, jangan mengubah pose utama, dan jangan membuat hasil terlihat seperti AI atau editan tempel.

Gunakan foto referensi wajah yang saya upload sebagai face reference utama dan gunakan foto pria di jalan malam dengan barrier orange yang saya upload sebagai referensi utama untuk pose, outfit, ambience, komposisi, dan pencahayaan. Pertahankan identitas asli wajah secara natural tanpa mengubah bentuk mata, hidung, bibir, rahang, hairstyle, warna kulit, tekstur kulit, body proportion, maupun aura visual. Wajah harus terlihat menyatu sempurna dengan pencahayaan malam outdoor dan tidak terlihat seperti AI generated, face swap, atau hasil edit tempelan.

Foto ultra-realistis seorang pria muda Indonesia sedang berpose santai di area pedestrian kota pada malam hari, dekat barrier orange dan area parkir/cafe modern. Suasana terlihat urban, cool, casual, cinematic, dan aesthetic seperti foto random social media dump malam hari di kota Indonesia.

Subjek:
Pria muda Indonesia-East Asian dengan kulit sawo matang cerah realistis, rambut hitam curly/fluffy natural sedikit messy, wajah clean youthful, mata natural realistis, dan ekspresi calm cool sambil melihat langsung ke kamera. Wajah harus mengikuti foto referensi utama secara sangat mirip dan realistis.

Pose Harus Mirip Referensi:
Pria berdiri santai di samping barrier orange. Satu kaki naik bertumpu di atas barrier rendah secara aman seperti pose street fashion, kaki lainnya berdiri di jalan/trotoar. Tubuh sedikit condong ke depan, satu tangan memegang lutut atau area kaki yang naik, tangan lainnya resting natural di dekat paha. Bahu rileks, kepala sedikit maju ke arah kamera, ekspresi cool dan tenang. Pose harus terlihat candid, natural, tidak kaku, dan sangat mirip referensi.

Outfit:
Menggunakan oversized hoodie hitam dengan graphic kecil di bagian dada, celana panjang abu-abu bermotif garis halus atau pinstripe, sneakers putih clean realistis, dan style streetwear malam yang simple. Outfit harus terlihat natural, casual, dan cocok dengan suasana kota malam.

Komposisi:
Framing portrait vertikal full body dari kepala sampai sepatu. Subjek berada di tengah frame dengan barrier orange memanjang diagonal di foreground. Kamera sedikit high angle dari depan seperti foto smartphone malam hari, menampilkan pose, outfit, barrier, jalan basah, dan background kota secara jelas.

Lingkungan:
Background berupa jalan kota malam Indonesia dengan area pedestrian aman, barrier orange proyek/parkir, aspal sedikit basah memantulkan lampu, gerbang parkir terang, rambu parkir, lampu toko/cafe, tiang listrik, kabel jalan, kendaraan samar, dan ambience urban night yang realistis. Lokasi harus terlihat seperti area pinggir jalan atau depan cafe/parkiran, bukan jalan aktif berbahaya.

Pencahayaan:
Lighting malam realistis dengan kombinasi iPhone flash lembut, lampu parkir putih terang, lampu toko warm, dan refleksi jalan basah. Wajah, rambut, hoodie, celana, sepatu, dan barrier terkena highlight natural. Background tetap memiliki glow lampu kota realistis tanpa overexposed. Shadow lembut mengikuti arah flash dan lampu sekitar.

Revisi Realisme Wajah:
Wajah harus benar-benar menyatu dengan ambience jalan malam. Samakan arah cahaya, shadow, tone kulit, exposure, white balance, dan grain wajah dengan background. Tambahkan sedikit noise kamera lowlight natural, tekstur kulit realistis, pantulan cahaya lampu jalan pada rambut dan pipi, serta detail hoodie yang natural agar tidak terlihat seperti face swap atau editan tempel.

Detail Tubuh, Tangan, dan Kaki:
Anatomi tubuh harus proporsional dan realistis. Tangan, jari, kaki, lutut, sepatu, hoodie, celana, posisi berdiri, dan pose kaki di barrier harus terlihat normal, tidak bengkok, tidak cacat, dan tidak berubah bentuk. Pose harus terlihat aman, seimbang, dan natural.

Style:
ultra realistic night street photography, Indonesian urban night vibe, raw iPhone flash camera look, photorealistic, realistic skin texture, cinematic wet street ambience, casual streetwear aesthetic, natural lowlight grain, realistic shadows, authentic candid portrait, social media dump style, highly detailed, 8K detail, vertical 9:16.

Instruksi tegas:
Hasil akhir harus terlihat seperti foto asli kamera iPhone/DSLR, bukan gambar AI. Wajah harus sama dengan referensi, lighting wajah harus menyatu dengan background, pose harus mengikuti referensi, anatomi tubuh harus normal, barrier dan jalan malam harus realistis, dan semua detail harus natural. Jangan improvisasi berlebihan, jangan mengubah konsep, jangan membuat wajah terlihat berbeda, dan jangan membuat hasil terlalu halus atau terlalu sempurna.

Negative Prompt:
AI generated look, CGI, cartoon, anime, fake face swap, face pasted effect, wajah tidak menyatu, kulit plastik, over smooth, over sharpen, beauty filter berlebihan, fake street lighting, unrealistic shadows, blurry face, distorted body, bad anatomy, malformed hands, extra fingers, tangan rusak, jari berlebih, kaki bengkok, lutut aneh, sepatu rusak, barrier melengkung, pose kaku, ekspresi datar, background palsu, jalan berbahaya, kendaraan terlalu dekat, floating objects, warna terlalu jenuh, edited look, uncanny valley, low quality, watermark, text, cigarette, smoking, smoke.


Prompt berhasil disalin
☕ Dukung via Saweria